Antara Ida Kusuma, serangan jantung dan resusitasi

Hari ini, kata Ida Kusuma sempat menjadi trending para pengguna twitter di Indonesia. Ini terkait berita meninggalnya Beliau. Sedikit kutipan saksi mata yang berhasil saya himpun dari beberapa sumber di antaranya Berita Suara Karya, Suara Merdeka, Tabloid Nova:

“Almarhumah kejang-kejang dahulu sampai akhirnya pingsan. Pas dibawa ke RS, dokter mengatakan dia sudah meninggal,” ujar artis Verlita Evelyn kepada wartawan di RS Puri Cinere, Depok, Jawa Barat, Kamis (25/11) malam.

Penyebab pasti kematian Oma Ida pun masih simpangsiur. Ada yang mengatakan Oma Ida meninggal di lokasi syuting karena serangan jantung, ada pula yang bilang almarhumah meningggal di rumah sakit. Dan Camelia Malik yang dipercaya sebagai juru bicara keluarga pun berusaha meluruskan kesimpangsiuran pemberitaan. “Ibu Ida sudah siap akan syuting namun karena beliau ketinggalan baju dan sedang diambilkan kerumah. Disela menunggu itu bu Ida sedang makan bubur dan sempat tersedak, mungkin merasa perlu rebahan, kemudian ibu Ida ambil bantal dan mengambil posisi tidur dengan tenang. Kalau menurut dokter sewaktu dibawa ke rumah sakit kondisi sudah tidak bernyawa,” tuturnya.

Dan putri kandungnya, Euis berusaha mengklarifikasi jika ibunya tidak mempunyai riwayat penyakit jantung. “tidak ada, ibu tidak punya riwayat penyakit jantung,” tegasnya.

Dugaan Ida Kusuma meninggal karena serangan jantung diperkuat oleh cerita Dewo, asisten sutradara sinetron Cinta Fitri . Saat kejadian Ida jatuh, Dewo mengaku berada dalam satu ruangan dengan aktris yang logat Sunda-nya sangat kental itu.  “Kejadiannya sekitar jam 7 lewat di kamar artis di lokasi syuting. Kayaknya dia (Ida) kena serangan jantung. Kami lagi ngobrol di kamar,  tiba-tiba Oma jatuh,” cerita Dewo saat ditemui di RS Puri Cinere, Depok, Jawa Barat, Kamis (25/11) malam.

Ketika Ida pingsan, hampir semua pemain ada di dekatnya. “Ada Dinda Kanya Dewi, Verlita (Evelin), Iqbal. Semua pemain lagi pada ngobrol di kamar itu,” tutur Dewo lagi.  Masih menurut cerita Dewo, sebelum jatuh pingsan, aktris berusia 71 tahun itu sempat menarik napas dalam. Setelah itu, bintang film Catatan Si Boy i ni tak sadarkan diri. “Di mulutnya juga masih ada sendok menempel karena kita memang lagi makan-makan,” imbuh Dewo.  Selanjutnya, Ida dilarikan ke rumah sakit dan sempat dipacu jantungnya. Namun dokter menyatakan bintang iklan motor ini sudah meninggal dunia.

Sekilas, orang akan melihat penuturan saksi mata di atas sebagai kejadian yang tampak bertolak belakang. Tetapi, tanpa melakukan justifikasi, saya melihatnya adalah justru suatu kejadian yang sama, hanya saya perbedaan emosi, sudut pandang dan pemahaman seseorang akan melihatnya berbeda. Mari kita lihat dan kelompokkan kata-kata yang tercetak miring dan digaris-bawahi.

over estimasi normal under estimasi
kejang-kejang sedang makan bubur dan sempat tersedak sempat menarik napas dalam
tiba-tiba Oma jatuh pingsan merasa perlu rebahan
Di mulutnya juga masih ada sendok menempel mengambil posisi tidur dengan tenang
sempat dipacu jantungnya tidak punya riwayat penyakit jantung

Saya melihat urutan kejadian itu adalah urutan yang wajar pada suatu kejadian serangan jantung. Saya pribadi pernah menemui kejadian yang hampir serupa, bahkan terjadi pada pasien dengan usia yang lebih muda. Dan sangat disayangkan, pasien tiba di tempat kami sudah dalam keadaan tidak ada nafas, nadi tidak teraba, tekanan darah tidak terukur, pupil midriasis maksimal dan akral dingin, sehingga saya terpaksa mengambil keputusan bahwa pasien sudah meninggal saat datang (death on arrival/DOA) sebelum saya mengambil tindakan resusitasi apapun.

Menurut Guideline terbaru dari American Heart Association, maka tanda-tanda di atas termasuk dalam kriteria agonal gasping, nafas terengah engah atau nafas abnormal. Untuk lebih jelasnya, dapat Anda perhatikan contoh agonal gasping pada video ini.

Dan menurut Guideline itu pula, maka seharusnya memang sesegera mungkin dilakukan kompresi dada, tanpa menunggu datangnya, atau tiba di tempat pelayanan kesehatan (RS, klinik atau yang lain).

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s