Obat anti muntah : meningkatkan produksi ASI

Got Breastmilk?
Image by AlyssssylA via Flickr

Banyak ibu berpikir bahwa mereka tidak punya cukup ASI untuk bayi mereka. Rendahnya produksi ASI merupakan alasan nomor satu dari para ibu untuk memberi susu formula bagi bayi mereka. Saat ibu telah melakukan yang terbaik dan bayi tampak tidak tumbuh dengan baik, ibu seharusnya berpikir apalagi yang bisa dilakukan. Ibu-ibu sering mendengar tentang makanan/obat/herbal yang bisa meningkatkan produksi ASI.

Manfaat obat bisa diketahui dari penelitian-penelitian yang banyak dilakukan, sedangkan manfaat herba dan makanan bisa diketahui dari pengalaman ibu-ibu yang pernah mencobanya. Langkah-langkah yang bisa dilakukan :

1. Cari tahu apakah produksi asi ibu benar-benar rendah. Jika bayi mengalami peningkatan berat badan yang baik, itu berarti ibu memproduksi asi dengan baik pula. Jika bayi rewel, bisa saja dia sedang mengalami pertumbuhan yang cepat dan membutuhkan lebih banyak energi. Maka susui dia lebih sering.

2. Jika produksi asi benar-benar rendah, cari tahu kenapa. Menyusui kurang sering biasanya menjadi sebab produksi asi rendah. Coba dahulu menyusui dengan lebih sering selama beberapa hari. Makanan/herba/obat bukanlah sihir yang bisa memacu produksi asi jika asi tidak dikeluarkan secara teratur dengan disusukan atau dipompa. Mengeluarkan asi lebih sering berarti menyuruh tubuh ibu untuk membuat asi lebih cepat dan lebih banyak.

3. Jika produksi asi rendah disebabkan karena kurang sering disusukan atau bayi tidak bisa menghisap dengan baik, ibu bisa menkonsumsi makanan/herba/obat selama menyusui atau memompa setiap 2 atau 3 jam.

4. Cek perlekatan bayi saat menyusu. Jika bayi tidak mengadakan perlekatan pada payudara ibu dengan baik, dia bisa kurang mendapat asi. Makanan/herba/obat bisa membantu meningkatkan produksi asi, namun ibu perlu memperbaiki perlekatannya. Konsultan laktasi bisa membantu ibu menyelesaikan masalah ini.

Apa makanan/herba/obat yang terbaik?

Itu tergantung sebab rendahnya produksi asi ibu. Makanan adalah cara teraman karena dikonsumsi dalam jumlah normal dan jarang menimbulkan masalah. Herba dapat berupa pil, cairan, atau teh itu lebih kuat dan dapat menyebabkan efek samping. Sebagus apa kerja herbanya tergantung seberapa fresh dan murni, serta  seberapa baik penyajiannya. Untuk alasan ini, beberapa merek bisa lebih bagus daripada merek lainnya. Dokter bisa meresepkan obat peningkat produksi asi. Untuk hasil terbaik, bisa bertanya dengan konsultan laktasi.

1. Makanan : makanan berserat tinggi, padi-padian dan kacang-kacangan, makanan ber-Kalsium tinggi, buah-buahan (kurma, ara, pepaya hijau yang sudah dimasak).

2. Herba : minyak adas, blackseed, jintan, ketumbar, adas, alfalfa, jelatang, shatavari.

3. Obat : Metoclopramide dan domperidone. Keduanya adalah obat anti muntah, fungsinya pada kasus ini adalah bisa meningkatkan prolaktin, hormon yang memacu produksi asi. Beberapa merek dari Metoclopramide bisa menyebabkan depresi pada beberapa wanita, jadi seharusnya tidak dikonsumsi selama lebih dari satu minggu atau oleh orang yang punya riwayat depresi.  Domperidone tidak punya masalah ini.

sumber : Increasing Your Milk Supply with Galactogogues oleh Lisa Marasco, MA, IBCLC, RLC

7 thoughts on “Obat anti muntah : meningkatkan produksi ASI”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s